Assalamualaikum And Holla You All's. Nice To Be Here.CopyCat Is Not Allowed Here. If You Copy Anything In My Blog, I Will Call My Superman.Leave Your Footprints. Are You A Hater? No Problem,Just CLICK HERE. Thanks For Coming In My Blog.
*Tagboard*
Exchange Link Open. Follow Me, Follow Back. Harsh Words Are Not Allowed.
Aina kan ada buat cerpen bertajuk"Dalam Taaruf Cinta" kan???Kat sini aina nak bagitahu kepada org yang tak tahu apa itu maksud "TA"ARUF" ni.Walaupun aina ni umur tak sampai 20-an,aina tetap akan belajar ilmu yang orng tak tahu dlm lingkungan umur mcm aina ni. Ayah aina selalu pesan "Biarlah kita belajar dari perut ibu sehingga liang lahad"sebab belajar ni sebenarnya tak ada had umur langsung dalam Islam.Orang yang menimba ilmu dengan orang yang tidak menimba ilmu ni,jauh perbezaan sekali.Manusia yang berilmu dan tidak berilmu ni ibarat Langit Dengan Bumi.Bermaknanya,menimba ilmu ni banyak manfaatnya.Dalam Islam pun diwajibkan HambaNya menimba ilmu tanpa banyak alasan sekalipun.Ok,aina nak bagitahu apa itu TA'ARUF.
1. Adanya Perantara Adanya perantara dalam sebuah proses ta'aruf sangat penting. Tugas perantara adalah sebagai jembatan dari kedua pihak. Disamping itu, perantara harus dapat memberikan pandangan objektif baik kepada jalannya proses maupun terhadap diri individu yang tengah menjalani proses tersebut. Perantara harus mampu memberi informasi menyeluruh yang terkait dengan proses ta'aruf itu sendiri. Diantara informasi yang dimaksud adalah informasi mengenai sifat, kebiasaan, kondisi keluarga dari individu yang berta'aruf. Perantara juga dituntut untuk mampu mengingatkan bila dalam proses dianggap ada hal yang melenceng dan keluar dari jalur ta'aruf.
2. Kenali dengan baik Agar tidak terjebak dalam ta'aruf semu, kenali dengan baik individu yang mengajak ta'aruf. caranya bagaimana ? ya salah satu caranya dengan bertanya pada beberapa orang terdekat individu tersebut. Hal yang ditanyakan adalah hal yang terkait dengan proses misalnya tentang harian yang bersangkatan, ibadahnya, dan lain-lain. Orang yang ditanya biasa adik/kakak atau saudara sepupu yang dekat dengan individu tersebut. Kaji mendalam keseriusan individu tersebut dengan menanyakan pandangannya tentang pernikahan dan sejauhmana kesiapannya untuk menikah.
3. Istikharah Dalam kehidupan kita, proses atau peristiwa apapun, selalu libatkan Allah. Ini merupakan hal yang sangat sensitif. Allah lah sebaik-baik pelindung dan juga jadikan solat dan sabar sebagai penolong semua. Maka istikharah dalam hal ini tetap tidak boleh di acuhkan. Istikharah dapat membuka tabir yang tersembunyi. Bila terjadi hal yang tidak diinginkan selama proses berlangsung, siapa yang akan menolong kita ? berlindunglah kepada Allah agar menunjukkan yang terbaik untuk kehidupan kita. Pernikahan adalah pertautan dua hati yang tidak dibangun dalam sehari atau sebulan, setiap orang menginginkan langgengnya sebuah pernikahan, dan pengenalan yang baik terhadap calon pasangan dapat membantu hal tersebut. Wallahu a'lam.
4. Bahas masalah terkait Demi terjaganya kemurnian proses dan kesucian hati, dalam ta'aruf sebaiknya hanya membahas masalah yang penting dan terkait saja. Hal ini penting untuk menjaga hati dan pandangan sebelum prosesi akad nikah dilakukan. Ingat, pasangan ta'aruf kita belum tentu menjadi pasangan hidup kita, jadi kita harus tetap menjaga hubungan dengan lawan jenis sesuai syariah yang digariskan. Hal yang dibahas/ingin diketahui dari calon pasangan memang sangat penting dan tergantung kebutuhan masing-masing namun beberapa hal yang umum dibahas antara lain mencakup : diri individu (sifat, kebiasaan, kondisi umum, keuangan), tentang keluarga (budaya keluarga), pandangan tentang pernikahan, pendidikan anak, dan lain-lain.
5. Hindari pertemuan/sms/contact yang tidak diperlukan apalagi harus berkhalwat. Ingatlah, bahawa pandangan adalah anak panah iblis. Melihat calon pasangan tentu saja di perlukan, namun itu ada peraturannya. Menghindari pertemuan yang tidak perlu dapat menjaga kesucian niat dan kemurnian sebuah proses ta'aruf.
Sahabat Aina yang dicintai Allah, tetaplah berpegang pada hal yang diperbolehkan Allah, ingatlah bahawa Allah tidak pernah tidur,tidak pernah makan dan minum,tidak pernah ada anak,tidak pernah kahwin dan banyak lagi. Allah selalu mencatat segala perbuatan kita walau sekecil biji zarah sekalipun. Dan agar selamat selama dalam proses (terhindar dari ta'aruf palsu), selalu mintalah perlindungan Allah, kerana tidak ada sebaik-baik pelindung kita di dunia ini kecuali Allah SWT.
Semoga Allah segera mempertemukan kita dengan pasangan terbaik dan menghimpun yang terserak diantara kita dengan pasangan. Aina mohon maaf bila ada yang tidak berkenan. Kebenaran datangnya dari Allah dan kesalahan adalah semata kerana kebodohan aina sebagai manusia. Aina terbuka untuk menerima kata-kata korang ye. Akhir kata...... Wassalamualaikum.....
Where are you from ?
Neverland, with my uncle Peterpan.
Who do you think you are ?
A princess with my beautiful flower crown:3
What do you wish on your birthday ?
hmmmmm, idk. A prince maybe :P
You also known as ??
A princess who live in castle that full with cat :P
Ask.Fm
Apa maksud Taaruf ?
Aina kan ada buat cerpen bertajuk"Dalam Taaruf Cinta" kan???Kat sini aina nak bagitahu kepada org yang tak tahu apa itu maksud "TA"ARUF" ni.Walaupun aina ni umur tak sampai 20-an,aina tetap akan belajar ilmu yang orng tak tahu dlm lingkungan umur mcm aina ni. Ayah aina selalu pesan "Biarlah kita belajar dari perut ibu sehingga liang lahad"sebab belajar ni sebenarnya tak ada had umur langsung dalam Islam.Orang yang menimba ilmu dengan orang yang tidak menimba ilmu ni,jauh perbezaan sekali.Manusia yang berilmu dan tidak berilmu ni ibarat Langit Dengan Bumi.Bermaknanya,menimba ilmu ni banyak manfaatnya.Dalam Islam pun diwajibkan HambaNya menimba ilmu tanpa banyak alasan sekalipun.Ok,aina nak bagitahu apa itu TA'ARUF.
1. Adanya Perantara Adanya perantara dalam sebuah proses ta'aruf sangat penting. Tugas perantara adalah sebagai jembatan dari kedua pihak. Disamping itu, perantara harus dapat memberikan pandangan objektif baik kepada jalannya proses maupun terhadap diri individu yang tengah menjalani proses tersebut. Perantara harus mampu memberi informasi menyeluruh yang terkait dengan proses ta'aruf itu sendiri. Diantara informasi yang dimaksud adalah informasi mengenai sifat, kebiasaan, kondisi keluarga dari individu yang berta'aruf. Perantara juga dituntut untuk mampu mengingatkan bila dalam proses dianggap ada hal yang melenceng dan keluar dari jalur ta'aruf.
2. Kenali dengan baik Agar tidak terjebak dalam ta'aruf semu, kenali dengan baik individu yang mengajak ta'aruf. caranya bagaimana ? ya salah satu caranya dengan bertanya pada beberapa orang terdekat individu tersebut. Hal yang ditanyakan adalah hal yang terkait dengan proses misalnya tentang harian yang bersangkatan, ibadahnya, dan lain-lain. Orang yang ditanya biasa adik/kakak atau saudara sepupu yang dekat dengan individu tersebut. Kaji mendalam keseriusan individu tersebut dengan menanyakan pandangannya tentang pernikahan dan sejauhmana kesiapannya untuk menikah.
3. Istikharah Dalam kehidupan kita, proses atau peristiwa apapun, selalu libatkan Allah. Ini merupakan hal yang sangat sensitif. Allah lah sebaik-baik pelindung dan juga jadikan solat dan sabar sebagai penolong semua. Maka istikharah dalam hal ini tetap tidak boleh di acuhkan. Istikharah dapat membuka tabir yang tersembunyi. Bila terjadi hal yang tidak diinginkan selama proses berlangsung, siapa yang akan menolong kita ? berlindunglah kepada Allah agar menunjukkan yang terbaik untuk kehidupan kita. Pernikahan adalah pertautan dua hati yang tidak dibangun dalam sehari atau sebulan, setiap orang menginginkan langgengnya sebuah pernikahan, dan pengenalan yang baik terhadap calon pasangan dapat membantu hal tersebut. Wallahu a'lam.
4. Bahas masalah terkait Demi terjaganya kemurnian proses dan kesucian hati, dalam ta'aruf sebaiknya hanya membahas masalah yang penting dan terkait saja. Hal ini penting untuk menjaga hati dan pandangan sebelum prosesi akad nikah dilakukan. Ingat, pasangan ta'aruf kita belum tentu menjadi pasangan hidup kita, jadi kita harus tetap menjaga hubungan dengan lawan jenis sesuai syariah yang digariskan. Hal yang dibahas/ingin diketahui dari calon pasangan memang sangat penting dan tergantung kebutuhan masing-masing namun beberapa hal yang umum dibahas antara lain mencakup : diri individu (sifat, kebiasaan, kondisi umum, keuangan), tentang keluarga (budaya keluarga), pandangan tentang pernikahan, pendidikan anak, dan lain-lain.
5. Hindari pertemuan/sms/contact yang tidak diperlukan apalagi harus berkhalwat. Ingatlah, bahawa pandangan adalah anak panah iblis. Melihat calon pasangan tentu saja di perlukan, namun itu ada peraturannya. Menghindari pertemuan yang tidak perlu dapat menjaga kesucian niat dan kemurnian sebuah proses ta'aruf.
Sahabat Aina yang dicintai Allah, tetaplah berpegang pada hal yang diperbolehkan Allah, ingatlah bahawa Allah tidak pernah tidur,tidak pernah makan dan minum,tidak pernah ada anak,tidak pernah kahwin dan banyak lagi. Allah selalu mencatat segala perbuatan kita walau sekecil biji zarah sekalipun. Dan agar selamat selama dalam proses (terhindar dari ta'aruf palsu), selalu mintalah perlindungan Allah, kerana tidak ada sebaik-baik pelindung kita di dunia ini kecuali Allah SWT.
Semoga Allah segera mempertemukan kita dengan pasangan terbaik dan menghimpun yang terserak diantara kita dengan pasangan. Aina mohon maaf bila ada yang tidak berkenan. Kebenaran datangnya dari Allah dan kesalahan adalah semata kerana kebodohan aina sebagai manusia. Aina terbuka untuk menerima kata-kata korang ye. Akhir kata...... Wassalamualaikum.....
READ THIS FIRST Ex-Changed Links now OPEN Put mine First! Tell me at my cbox that you want to ex-changed link with me. You delete me, I delete you back!! ^_^